Jumat, 01 Desember 2017

ISRAEL AWAL FIRMAN DISAMPAIKAN MAKA SINAR KEMULIAAN MEMANCAR DARI DIRI ISRAEL DAN BINTANG DAUD TERBIT DI HATI ISRAEL - PAPUA AKHIR FIRMAN DISAMPAIKAN MAKA SINAR FAJAR TERBIT DI PANGKAL TIMUR PAPUA DAN BINTANG TIMUR TERBIT DI HATI PAPUA


 Oleh
Frank Hamah Sagrim

Bangsa ISRAEL diteguhkan oleh Firman yang telah disampaikan oleh para nabi dan bangsa PAPUA anak-anak negeri timur dibangkitkan berdiri teguh oleh Firman yang telah disampaikan oleh Penginjil. ISRAEL dan PAPUA adalah bangsa yang dijaga dengan baik karena mereka memperhatikan Firman Tuhan sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai terbit fajar menyinsing dan bintang timur terbit bersinar di hati mereka
2 Petrus 1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu emperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

Dalam garis perjanjian inilah Domine I.S. Kijne bernyanyi bersama bangsa Papua dalam Nyanyian Rohani No 105:1
Si-nar Fa-jar yang ba-ka,
t"rang yang tidak di-ja-di-kan,
pa-gi i-ni da-tang-lah dengan
cah"ya yang be-ri-kan
Roh yang ku-at dan
se-gar dan be-nar.
Di ayat yang keempat I.S. Kijne sampaikan kepada ISRAEL dan PAPUA bahwa, pada hari terakhir, TUHAN akan memerintahkan dari Sorga dengan cahaya sinar kemuliaan-Nya membangkitkan orang ISRAEL dan PAPUA yang saleh mati, dan membuka PINTU EMAS di Kota Emas yang tertutup rapat untuk mereka masuk berjumpa dengan DIA
Hari yang penghabisan,
Tuhan, suruh dari sorga:
Cah"ya yagn membangunkan
kami dari kubur juga,
akan masuk, terlepas,
pintu mas

Dan pada ayat yang ke lima I.S. Kijne menyampaikan bahwa waktu ISRAEL dan PAPUA memasuki gerbang kota emas, mereka akan berjumpa dengan wajah TUHAN yang bersinar tetap tanpa ada kegelapan, yang ada hanya terang siang yang suci dan disitulah ISRAEL dan PAPUA akan merasakan kebahagiaan kekal untuk selama-lamanya.
Dan di sanalah tetap,
wajah-Mu yang bercahaya.
Tiada lagi malam g"lap,
hanya siang suci saja.
Itulah bahagia
yang baka


Kebangkitan PAPUA berdiri bersama ISRAEL berada dalam garis ketetapan TUHAN.

ISRAEL SUKU BANGSA PERTAMA YANG TUHAN MEMPERKENALKAN NAMA-NYA MELALUI NABI MUSA DAN A3 SUKU BANGSA TERAKHIR YANG TUHAN MEMPERKENALKAN NAMA-NYA MELALUI RASUL RUBEN RUMBIAK


Oleh
Frank Hamah Sagrim


Keluaran 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: Tuhan, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.

Theofani 21 Oktober 1951 Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Ruben Rumbiak: "Beginilah engkau katakan kepada orang A3: AKU TUHAN ALFA DAN OMEGA menyampaikan kepada Hamba-Ku Ruben Rumbiak, sampaikan kepada Abraham Kambuaya, Simon Isir, Pieter Howay, Markus Solosa, Habel Tamunete: Bahwa Pemuda-pemudinya A3 daerah Ayamaru, Aitinyo dan Aifat nanti setelah 10th, 15th, 25th, dan 30th akan menjadi manusia-manusia pembangun di New Guinea: Pelihara Kesatuan, Kerendahan Hati, Kasih, dan Kehormatan kepada semua orang. Kasih Karunia tetap menjadi turun temurun.
Karena ISRAEL dan A3 adalah suku bangsa yang atasnya nama TUHAN disebut maka TUHAN minta agar merendahkan diri, berdoa mencari wajah TUHAN dan berpaling dari jalan-jalannya yang jahat, maka TUHAN akan mendengar dari sorga maka IA mengampuni dosa orang A3 dan memulihkan keadaan negeri A3 dalam sekejap saja.

2 Tawarikh 7:14, dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.
Ketika orang A3 bertobat maka mata TUHAN terbuka dan telinga-Nya menaruh perhatian kepada doa dan pergumulan dari bumi A3.

2 Tawarikh 7:15 Sekarang mata-Ku terbuka dan telinga-Ku menaruh perhatian kepada doa dari tempat ini. Baca selanjutnya dari 2 Tawarikh 7:16-22.


Atas dasar inilah dilakukan Ibadah KKR di lapangan Ela Ayamaru, tanggal 25 Agustus 2017. Pembicara: Pdt. Marthen A. Su, S.Th. Panggilan Theofani: Semua orang A3 dimana saja berada diharapkan menggabungkan diri dalam ibadah tersebut.

NEW GUINEA-PAPUA BANGSA YANG DIDIRIKAN DI ATAS BATU KARANG YANG KUAT (DI ATAS DIRI KRISTUS) PENAKLUK ALAM MAUT

 Oleh
Frank Hamah Sagrim


       Ketika ISHAAK SAMUEL KIJNE tiba di New Guinea-Papua TUHAN menyampaikan kepadanya dalam kitab MATIUS 16:18b-19 "....di atas batu karang ini aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kau lepaskan di dunia akan terlepas di sorga".
       TUHAN menyampaikan kepada I.S. Kijne bahwa inilah bangsa kan jemaatku yg Aku dirikan di atas batu karang yang kuat itu, maka pada tanggal 25 Oktober 1925, di Aitumieri, I.S. KIJNE meletakkan Peradaban Bangsa New Guinea-Papua di atas batu karang yang kuat dan mengikatnya di bumi dan di sorga dengan perkataan: 
"Di atas batu ini aku meletakkan peradaban bangsa ini, sekalipun bangsa lain memiliki kepandaian, akalbudi dan marifat yang tinggi tidak akan memimpin bangsa ini tetapi bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri".
Kijne meletakkan New Guinea-Papua di atas batu karang yang kuat karena permulaan di Kaisarea Filipi-Israel Yesus Kristus telah mendirikan Jemaat (bangsa) yang kuat yang tak dapat dikalahkan oleh maut.
Mengaminkan itu maka Dominee I.S. Kijne menulis dan bernyanyi bersama bangsa New Guinea-Papua dalam Nyanyian Rohani 161:1
Di Atas Satu Alas Yang Kuat Dan Baka
Berdirilah Gereja Di Tengah Dunia 
Yaitu Yesus Kristus Yang T'lah Menjadikan Jemaat Dengan Sabda Dan Air Baptisan
       Proklamasi peradaban New Guinea-Papua yang KIJNE ikat di Aitumieri telah terikat di sorga dan apa yang KIJNE lepaskan di New Guinea-Papua terlepas di sorga.
       YESUS KRISTUS adalah Batu Karang yang teguh, maka ketika DIA mendirikan Jemaat-Nya di atas batu karang yang kuat itu artinya DIA mendirikan jemaat-Nya di atas diri-Nya sendiri maka waktu I.S. Kijne meletakkan peradaban bangsa New Guinea-Papua (jemaat Kristus) itu berarti Kijne meletakkan bangsa ini di atas diri YESUS KRISTUS sang Batu Karang yang kuat sebagai pelindung yang tidak tergoyangkan di tengah zaman yang bergelora, YESUS tetap menolong anak-Nya ISRAEL dan NEW GUINEA-PAPUA.
       Mengaminkan bagian ini maka I.S. KIJNE menulis dan bernyanyi bersama bangsa New Guinea-Papua dalam Nyanyian Rohani No.157:1
Batu Karang Yang Teguh
Engkau Perlindunganku
Engkau Tidak Tergerak
Di Gelora Pun Tegak 
Tuhan Yesus Ku Seru: Tolong Tolong Anakmu

       Lihat pula YESAYA 32:2 "dan mereka masing-masing akan seperti tempat perteduhan terhadap angin dan tempat perlindungan terhadap angin ribut, dan tempat perlindungan terhadap angin ribut seperti aliran-aliran air di tempat kering, seperti naungan batu yang besar, di tanah yang tandus.

       Inilah New Guinea-Papua yang harus diketahui oleh bangsa-bangsa di dunia dengan dasar ketetapan yang kuat di dalam Kristus Yesus sehingga New Guinea-Papua menghubungkan dirinya dan berdiri bersama ISRAEL dalam satu garis perjanjian yang kuat.
       
       Engkau yg tinggal di atas tanah New Guinea-Papua wajib melakukan tiga panggilan Papua ini:
1. Pagi Berpikir (berpikir dengan TUHAN)
2. Siang bekerja (bekerja dengan TUHAN)
3. Malam bernyanyi (bernyanyi bersama TUHAN). 


       Jika engkau berada di atas tanah ini tapi tidak melakukan tiga hal itu, engkau tidak mendapat bagian dalam jemaat yang kuat di dalam KRISTUS 


ORANG YANG MEMBERKATI ISRAEL DAN PAPUA ROH TUHAN HINGGAP ATAS DIA UNTUK MENCIPTAKAN SAJAK-SAJAK DAN SYAIR-SYAIR

Oleh
Frank Hamah Sagrim



Waktu Bileam mengukir Israel di atas batu karang di pegunungan Moab dan berkata ''BAIK DI MATA TUHAN UNTUK MEMBERKATI ISRAEL" kemudian Bileam melihat orang Israel berkemah menurut suku mereka maka Roh Tuhan hinggap di atasnya lalu Bileam menciptakan Sajak-Sajak.
Bilangan 24:1-3a Ketika dilihat Bileam, bahwa baik di mata TUHAN untuk memberkati Israel, ia tidak mencarikan pertanda lagi seperti yang sudah-sudah, tetapi ia menghadapkan mukanya ke arah padang gurun.
Ketika Bileam memandang ke depan dan melihat orang Israel berkemah menurut suku mereka, maka Roh Allah menghinggapi dia.
Lalu diucapkannyalah sanjaknya,

Waktu Domine I.S. KIJNE tiba di Papua, TUHAN menyatakan kepadanya untuk memberkati PAPUA maka KIJNE mendeklarasikan Peradaban Papua di atas batu karang yang kuat di Miei "DI ATAS BATU INI AKU MELETAKKAN PERADABAN BANGSA INI, SEKALIPUN ORANG LAIN DENGAN MARIFAT DAN KEPANDAIAN YANG TINGGI TIDAK DAPAT MEMIMPIN BANGSA INI TETAPI.BANHSA INI AKAN BANGKIT MEMIMPIN DIRINYA SENDIRI", Kemudia I.S. Kijne dari atas gunung Aitumieri memandang Papua dan melihat mereka berkemah (hidup) menurut suku mereka, maka Roh Tuhan menghinggapinya dan I.S. KIJNE menciptakan syair-syair Ny. SERULING MAS, SUARA GEMBIRA, MAZMUR DAN NYANYIAN ROHANI, DUA SAHABAT LAMA, TOM DAN REGY DI KOTA EMAS".
BILEAM dan I.S. KIJNE adalah orang yang matanya terbuka dalam menuturkan kata, tutur kata mereka adalah tutur kata orang yang mendengar firman Elohim, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa sambil rebah, namun dengan mata tersingkap.
Bilangan 24:3-4 Lalu diucapkannyalah sanjaknya, katanya: "Tutur kata Bileam bin Beor, tutur kata orang yang terbuka matanya; tutur kata orang yang mendengar firman Elohim, yang melihat penglihatan dari Yang Mahakuasa sambil rebah, namun dengan mata tersingkap.

Bileam memuja kemah Yakub-Israel dalam sajaknya - I.S. Kijne memuja Papua dalam syairnya di Buku Seruling Mas Nomor 2 Hai Tanahku Papua. ISRAEL dan PAPUA sama-sama sebagai tempat yang dibentangi banyak Lembah seperti LEMBAH YOSAFAT di ISRAEL dan LEMBAH BALIEM di PAPUA
Israel sebagai Pohon Aras di tepi air - Papua seperti Gaharu yang ditanam dengan tangan TUHAN di atas tanah Papua
Bilangan 24:5-6 Alangkah indahnya kemah-kemahmu, hai Yakub, dan tempat-tempat kediamanmu, hai Israel!  Sebagai lembah yang membentang semuanya; sebagai taman di tepi sungai; sebagai pohon gaharu yang ditanam TUHAN; sebagai pohon aras di tepi air.

Oleh karena itu maka I.S. KIJNE membungkus ISRAEL dan PAPUA dalam satu alas yang kuat dan baka yaitu Yesus Kristus dan bernyanyi bersama bangsa Papua dari negeri timur ke Israel dalam Nyanyian Rohani 167:1
Di atas satu alas, yang kuat dan baka
berdirilah gereja di tengah dunia,
yaitu yesus kristus, yang t'lah menjadikan jemaat dengan sabda dan air baptisan.

Jauh sebelum KIJNE mendirikan peradaban bangsa Papua di atas batu karang yang kuat, YESUS KRISTUS lebih dulu mendirikan Jemaat-Nya di atas batu karang yang kuat di Kaisarea Filipi.

Matius 16:18 Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Jemaat yang didirikan di atas batu karang yang kuat Maut tidak akan menguasainya - Peradaban bangsa Papua yang didirikan di atas batu karang yang kuat tidak akan dikuasai oleh bangsa manapun, walau mereka memiliki kepandaian dan marifat yang tinggi tetap tidak bisa.
Inilah rahasia itu dan hanya TUHAN dan Orang Papua saja yang mengetahu dan bisa melakukannya.
Dengan memaknainya maka DOMINEE I.S. KEIJNE Menulis dan bernyanyi bersama orang Papua dalam Nyanyian Seruling Emas No. 2:7
Syukur bagimu tuhan
Kau brikan tanahku
Bri aku rajin juga sampaikan maksudmu

2 Timotius 2:19 Tetapi dasar yang diletakkan Elohim itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."


Orang yang bekerja di atas tanah Papua dengan Rajin, Taat, Dengar-dengaran, TUHAN akan menyampaikan maksud-maksud-Nya bagi Papua dan Israel kepada mereka. Study Hubungan Papua Israel dalam standard Penggenapan nubuatan Alkitab dan Nyanyian Rohani

YAHUDI BANGSA PERTAMA YANG MENGETAHUI BAHWA YESUS LAHIR KARENA MALAIKAT MEMBERITAHUKANNYA SEBAGAI PERANTARA (Lukas 2:9-14) - PAPUA BANGSA DI UJUNG TIMUR SEBAGAI BANGSA PERTAMA YANG MENGETAHUI TUHAN YESUS LAHIR TANPA PERANTARAAN MALAIKAT (Matius 2:2, 11)

Oleh
Frank Hamah Sagrim


Atas dasar ini maka Dominee I. S. KIJNE bernyanyi bersama orang Israel dan Papua dalam Nyanyian Rohani 30:2 & 3
Ayat 2 KIJNE bernyanyi bersama gembala Efrata orang Yahudi Israel

Bangunlah, gembala, 
 lihat t'rang besar,
Dengar berita sorga dan bergemar:
Sungguh malam ini tuhan yesus lahirlah, cari kanak-kanak yang
Di palungannya!
Salam-salam

Gembala di padang Efrata dibangunkan oleh seorang malaikat yang mengabarkan kepada mereka bahwa JURU SELAMAT TELAH LAHIR BAGIMU.
Lukas 2:4-19 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”
Mendengar itu, Gembala di padang Efrata pergi dan melihat dan menemukan ternyata semua yang dikatakan malaikat itu benar, lalu Gembala Efrata menyampaikan semua yg dikatakan malaikat tentang bay itu kepada Maria tetapi mereka tidak sujud menyembah YESUS. Lukas 2:15-20.
Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Elohim karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.
Tetapi orang Majus dari negeri timur bangsa ujung bumi (Papua) mengetahui kelahiran YESUS KRISTUS dengan melihat bintang-Nya di timur mereka mengetahui bahwa itu adalah bintang milik Yesus.
Wahyu 22:16 “Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.”

Orang majus melihat dan mengetahui bintang YESUS yang berjalan dari timur maka mereka bergegas mengikutinya hingga sampai di Betlehem dan mereka bertanya-tanya di manakah raja orang Yahudi itu lahir barulah Raja Herodes Kaget, tetapi orang Majus terus mencari dan mendapati YESUS KRISTUS di dalam palungan dan mereka sujud menyembah, dan memberikan persembahan Emas, Kemenyan dan Mur.
Matius 2:1-3; 9-11, Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
Atas dasar inilah DOMINEE I.S. KIJNE bernyanyi bersama orang Papua dalam nyanyian Rohani No. 30:3
Orang majus datang, 'nurut bintang-nya, hendak mencari tuhan
Dan menyembah.
Mas dan kemenyan dan mur dipersembahkannya
Akan hormat raja dan juru s'lamatnya
Salam, salam.

Ketika tahun 1930-an, DOMINEE I.S. KIJNE menangkap standard kebangsaan Papua dalam ketetapan TUHAN di timur jauh ujung bumi, bahwa kelahiran YESUS KRISTUS di Betlehem, hanya dua bangsa yang mengetahuinya, pertama bangsa YAHUDI ISRAEL dan yang kedua bangsa,
NEGERI TIMUR PAPUA.
ISRAEL DIPILIH TUHAN
PAPUA DIPANGGIL TUHAN
Terpujilah Nama Tuhan



Yesaya 60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.

PAPUA BANGSA NEGERI TIMUR DI UJUNG BUMI YANG TUHAN SERAHKAN SEBAGAI HARTA PUSAKA MILIK YESUS KRISTUS ANAK-NYA


Oleh
Frank Hamah Sagrim


Papua adalah bangsa yang berada di Timur Jauh ujung bumi yang dipisahkan dari segala bangsa di dunia oleh Elohim dikhususkan bagi Anak-Nya Yesus Kristus sehingga pada waktu Yesus Kristus lahir di Betlehem Negeri Daud, Bintangnya Keluar dari Negeri Timur Papua berjalan ke Betlehem dan diikuti oleh orang-orang Majus pergi menyembah Yesus Raja Yahudi yang ditetapkan oleh Elohim Bapa di Sorga sebagai pemilik bangsa negeri timur ujung bumi "Papua" sehingga waktu injil dibawa oleh Ottow dan Geisler masuk Papua, bintang-Nya Yesus berjalan di muka dari laut Tidore hingga tiba di Papua. (Matius 2:2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia) dan (Mazmur 2:7b & 8b Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.
Tuhan memberitahukan kepada Dominee I. S. Kijne agar mengasihi, mengajar, dan mempersiapkan bangsa Papua dengan baik dan benar karena mereka adalah pusaka milik anak-Nya Yesus Kristus yang dipisahkan dari segala bangsa dan diletakkan di ujung bumi timur jauh yang dijaga oleh YESUS KRISTUS dan akan memecahkan bangsa yang durhaka terhadap mereka dengan tongkat-Nya.
Oleh karena alasan itu sehingga waktu I.S. Kijne meninggalkan Papua, dia berpesan bahwa: SAYA PULANG DENGAN KEYAKINAN BAHWA TANAH DAN BANGSA PAPUA AKAN DIKUASAI OLEH MEREKA YANG MEMPUNYAI KEPENTINGAN POLITIK ATAS SEGALA KEKAYAAN DARI HASIL TANAH ITU TETAPI MEREKA TIDAK MEMBANGUN MANUSIA PAPUA DENGAN KASIH SAYANG, SEBAB KEBENARAN DAN KEADILAN AKAN DIPUTAR BALIKKAN SERTA BANYAK HAL BARU YANG AKAN MEMBUAT ORANG PAPUA MENYESAL TETAPI ITU BUKAN MAKSUD TUHAN, KARENA ITU KEINGINAN MANUSIA
Mengaminkan itu maka I.S. KIJNE bersukacita dan bernyanyi bersama bangsa Papua dalam Nyanyian Mazmur Nomor 2:3
Dan raja menyatakan bagimu
putusan-putusan elohim, bunyinya begini:
sesungguhnya engkaulah anak-ku,
kuperanakkan dikau hari ini!
'Ngkau mempunyai bangsa 'kan pusaka dan ujung bumi jadi milikmu.
'Ngkau memecahkan bangsa yang durhaka, sebagai piring,dengan tongkatmu

Pada ayat yang ke empat, Tuhan bisik kepada I.S. Kijne bersama Papua menyampaikan kepada semua raja di bumi dan para hakim besar supaya berbakti bagi TUHAN dan mencium YESUS KRISTUS anak Elohim sebab bangsa Papua pertama kali sudah menyembah Yesus Kristus anak Elohim itu di dalam palungan-Nya dengan penuh kehormatan jadi semua bangsa hendaknya cium anak Elohim itu agar tidak binasa karena murka-Nya. Karena bangsa yang mencari perlindungan dengan menaruh harapan akan diselamatkan-Nya.





Hai raja bumi dan hakim besar,
hendaklah jadi bijak dan menurut,
bersukacita dengan gemetar,
berbakti bagi tuhan dengan takut.
Ciumlah anak itu, agar jangan binasa kamu oleh murka-nya.

Selamat yang mencari perlindungan dengan menaruh harapan pada-nya.

Engkau yang berada di Papua ketahuilah bahwa tanah Papua dan bangsa yang dtaruh oleh TUHAN di atas tanah ini adalah harta pusaka milik YESUS KRISTUS yang sudah ditetapkan oleh ELOHIM BAPA DI SORGA untuk kekal selama-lamanya yang harus ditakuti dan disegani, karena ketika Papua tidak dijaga dengan baik maka YESUS KRISTUS pemilik tanah dan bangsa ini akan menghajar orang-orang yang hatinya durhaka terhadap mereka. Itulah Papua yang harus diketahui oleh segala bangsa di muka bumi.

Kebangkitan Papua berdiri bersama Israel adalah gerakan perjanjian kekal yang sudah digariskan dalam ketetapan agenda ELOHIM di Sorga.

PAPUA BANGSA PEMILIK SATU NYANYIAN YANG AKAN DINYANYIKAN UNTUK PENYUCIAN DIRI DIPERSIAPKAN DENGAN ALAT MUSIK SULING UNTUK DIBUNYIKAN MENGIRINGI PERJALANAN NAIK KE GUNUNG BATU TUHAN, GUNUNG BATU ISRAEL

Oleh
Frank Hamah Sagrim


"Yesaya 30:29" Kamu akan menyanyikan suatu nyanyian seperti pada waktu malam ketika orang menguduskan diri untuk perayaan, dan kamu akan bersuka hati seperti pada waktu orang berjalan diiringi suling hendak naik ke gunung Tuhan , ke Gunung Batu Israel.

Waktu I.S. KIJNE tiba di Papua 1923, dia mengunjungi Wondama dan menemukan orang Papua berkelompok gerombolan besar membunyikan suling bambu yg lubangnya hanya tiga dengan sukacita bersorak sorai bernyanyi bertepuk tangan sambil menari, lalu roh TUHAN berbicara kepadanya dalam "Yesaya 30:29" bahwa inilah bangsa yang akan menyanyikan satu nyanyian dengan bunyian suling, maka lahirlah MAZMUR dan NYANYIAN ROHANI yg ditulis oleh I.S KINJE, kemudian KIJNE menjelaskan pada sampul nyanyian itu bahwa "MAZMUR & NYANYIAN ROHANI DARI PERBENDAHARAAN JEMAAT SEGALA ABAD" menggenapan nubuatan kitab nabi "Yesaya 30:29a" menjadi satu nyanyian kudus yang ditulis dengan ilham Rohul Kudus kepada I. S KIJNE diberikan kepada orang Papua untuk segala bangsa menyucikan diri.
Kemudia Kijne merobah suling bambu kepunyaan orang Papua dari tiga lubang awal menjadi tujuh lubang solmisasi menggenapi nubuatan Kitab Nabi "Yesaya 30:29b" untuk dibunyikan mengiringi perjalanan Papua naik ke gunung batu TUHAN, gunung batu Israel. Atas standard inilah maka di batu inspirasi gunung Aitumieri lahirlah nyanyian SERULING EMAS dan SUARA GEMBIRA sebagai harta kepunyaan pemuda pemudi Papua.
Menggenapi itu maka Kijne bernyanyi bersama orang Papua dalam Nyanyian Rohani 123 : 1 & 3
Ayat 1
HAI BERTEPUK TANGAN DAN TARI,
BUNYIKAN SULING DAN GENDANG!
NYANYI SYUKUR, RAYAKAN HARI,
KAMU BERSUKA DAN SENANG!
PUJILAH HU, PENOLONGMU,
YANG T'LAH MELALUKAN TINDISAN DAN BEBAN

Pada ayat ketiga, Kijne mendidik orang Papua bernyanyi mengucap syukur bagi TUHAN karena apa yang TUHAN lakukan dahulu bagi ISRAEL dengan melepaskan mereka dari kesusahan dan prang dalam suasana mendung dan gelap TUHAN menggantikannya dengan cuaca t'rang dan di Papua juga TUHAN memberikan keselamatan besar dari-Nya dengan sentosa 

DULU TELAH TUHAN LEPASKAN
KAUM-NYA YANG DALAM SUSAH P'RANG
MEGA MENDUNG DAN KEGELAPAN DIGANTI-NYA CUACA T'RANG.
PULA DI SINI TUHAN B'RI
SELAMAT-MU BESAR,
SENTOSA DAN GEMAR!

Dominee I.S. Kijne lihat jauh ke muka dan mengetahui bahwa PAPUA akan mengalami pergolakan dunia yg begitu besar maka ayat ke tiga nyanyian ini ditulis menjadi sandaran bagi orang Papua untuk tetap berdiri teguh sebagai bangsa yang ditetapkan TUHAN.
Itulah Papua sesungguhnya dalam garis ketetapan TUHAN dari bangsa-bangsa sebab ISRAEL diangkat menjadi harta pusaka TUHAN Papua ditetapkan menjadi milik kepunyaan-Nya sehingga orang yang memandang rendah ISRAEL dan Papua dia adalah orang yg hina di hadapan TUHAN sebab TUHAN ELOHIM adalah HAKIM DAN WASIT bagi ISRAEL dan PAPUA di Sion "Yesaya 4:2"

Berbahagialah bagi orang yg melihat ISRAEL dan PAPUA dalam standard TUHAN, karena mereka akan menerima wahyu dari TUHAN

DOMINEE I. S. KIJNE MENINGGALKAN TIGA PESAN PENTING SEBAGAI DASAR KEBANGKITAN PAPUA BAGI TUHAN YAKNI, DIDIKLAH ANAK-ANAK PAPUA UNTUK: PAGI BERPIKIR, SIANG BEKERJA DAN MALAM BERNYANYI

Oleh Frank Hamah Sagrim      Didiklah anak-anak Papua untuk pagi berpikir, siang bekerja dan malam bernyanyi, sebab anak-anak P...